• gambar
  • gambar

Selamat Datang di Website SMP NEGERI 1 SINGAPARNA.

Pencarian

Kontak Kami


SMP NEGERI 1 SINGAPARNA

NPSN : 20210822

Jalan Pancawarna No.29 Singaparna 46412 Tasikmalaya


info@smpn1singaparna.sch.id

TLP : 0265545029


          

Prestasi Siswa

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 326603
Pengunjung : 137985
Hari ini : 21
Hits hari ini : 74
Member Online : 176
IP : 34.239.154.240
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • ELIS RAHMA HANDAYANI (Guru)
    2020-07-15 13:45:41

    Belajar itu wajib bagaimanapun kondisinya
  • HENDRAYATI (Guru)
    2020-07-15 13:41:01

    Your life is as good as mindset
  • SALAMAH (Guru)
    2020-07-15 13:33:24

    Worksjop hari ke 2 Semangaat
  • HENDRAYATI (Guru)
    2020-07-13 22:22:51

    Learn from yesterday, live for today and hope for tomorrow
  • NOVI SOPIYANIDA (Guru)
    2020-07-13 21:33:10

    Bismillah...Tahun ajaran baru, semangat baru dengan skema pembelajaran yang mengharuskan kita serba tahu dan terus berguru.
  • RIMA HANAWATI (Guru)
    2020-07-13 19:49:10

    Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk beraktivitas di awal tahun pembelajaran baru
  • YAYAN KURNIASIH (Guru)
    2020-07-13 11:50:44

    Bismillah
  • IIS SRI AIDIAH (Guru)
    2020-07-13 11:37:31

    Wilujeng gabung di web Nesasi juara
  • N. YUYUN (Guru)
    2020-07-13 10:12:12

    PJJ..2020/2021
  • IDA SUCIATI (Guru)
    2020-07-13 09:21:36

    Aku yakiin dengan keputusan Mu.

Kompos




Halo teman-teman semua! Setiap hari, ibu kita selalu memasakkan makanan, dan tentunya ada sampah-sampah yang tersisa dari kegiatan memasak tersebut. Seperti sampah sayuran dan cangkang telur.


 


Kita tahu, sampah terbagi dalam 2 bagian, yaitu sampah organik dan anorganik. Sampah anorganik adalah sampah yang sulit terurai seperti plastik kemasan yang selalu kita lihat. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, seperti daun kering dan kulit buah.


 


Sampah organik tuh, sampah yang bisa terurai, kan? Nah, kita bisa manfaatin, nih, buat dijadiin pupuk kompos. Kompos merupakan hasil pelapukan sel-sel organik yang memiliki unsur yang dibutuhkan tanah agar menjadi gembur. Kompos berguna untuk meningkatkan daya ikat tanah terhadap air sehingga dapat menyimpan air tanah lebih lama. Ketersediaan air di dalam tanah dapat mencegah lapisan kering pada tanah. Penggunaan kompos bermanfaat untuk menjaga kesehatan akar serta membuat akar tanaman mudah tumbuh.


 


Sampah-sampah seperti kulit pisang, kulit jeruk, kulit wortel, tangkai bayam, dan lainnya bisa dijadikan kompos. Masukkan sampah organik ini ke dalam wadah berisi tanah yang sudah disirami air, lalu siram dengan cairan EM4. Tambahkan lagi tanah diatasnya untuk menutupi sampah, lalu tutup wadahnya dan biarkan selama beberapa minggu hingga sampah-sampah tersebut sudah menyatu dengan tanah dan siap digunakan untuk media tanam yang gembur.


 


Kegiatan ini dilakukan juga oleh Pokja Kompos bersama Ibu Rini Sriyo Gartina, S.Pd, Pak Saepul Rahmat dan Ibu Dra. Hj. Titin Sumiati. Kami melakukan pengomposan setiap hari di sebuah drum berisi tanah yang selalu diberi kompos agar semakin subur. Nantinya, tanah itu akan digunakan untuk penanaman tanaman yang akan membuat lingkungan sekolah semakin asri.


 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas